Belakangan saya ingin mengganti kamera dengan kamera digital lain yang memiliki spesifikasi lebih tinggi. Saya mencari lembaga atau individu yang bersedia menerima dan menghargai kamera digital lama saya, Canon Powershot A60. Ini adalah kamera pertama saya yang dibeli tahun 2003. Waktu itu saya bekerja di Paiton, Probolinggo. Saya membeli dari tabungan gaji saya.
Kamera dibeli dari situs jakartanotebook.com yang waktu itu masih mahal, sekitar 2,5 juta. Itu pun saya beli batangan alias tidak mendapat softcase, tali, atau memory. Situs jakartanotebook.com juga masih sederhana, tidak seperti sekarang.
Spesifikasinya memang ketinggalan dari model yang sekarang beredar tapi berhubung ada sejarah, saya masih sayang dengan kamera ini. Saya sempat SMS seorang staf di sebuah lembaga di Jogja, tapi setelah menunggu satu hari SMS itu tidak berhasil terkirim. Mungkin orang itu sudah ganti nomor. Lalu saya tawarkan ke seorang teman yang sekarang sedang bermukim di Jogja. Dia tertarik. Saya berikan website mengenai spesifikasi kamera saya. Alhamdulillah dia masih tertarik. Saya pikir sudah nggak mau.
Nilai kamera ini melebihi fungsinya. Saya menyimpan banyak gambar, sekaligus kenangan, dengan kamera ini. Mulai dari Paiton, Jakarta, Jogja, Jakarta lagi, Pandaan, dan Malang. Kualitas gambar jangan dibandingkan dengan kamera terbaru yang sudah 10MP dan optical zoom minimal 4x, tapi sudah sangat memadai untuk merekam berbagai hal yang saya anggap berharga untuk diabadikan dalam gambar.
Saya tidak ingin merasa kehilangan berbagai citra yang pernah ditangkap kamera ini, sehingga saya ingin memberikannya pada seseorang yang punya cita rasa seni yang baik. Saya pernah melihat hasil foto seorang anak berusia 11 tahun dengan kamera saku yang kurang lebih setara dengan kamera ini. Obyeknya sederhana, sangat sederhana, sebuah sudut pintu yang terbuka menghadap ke jalan dan sangat bagus. Jadi memang kualitas sebuah karya tidak semata ditentukan dari alat yang digunakan tapi kemampuan dan rasa dari manusia yang menggunakan.
Have a lovely journey with new partner, my dear.
Malang, 21 Agustus 2011