Ini ulasan yang penting dan harap dibaca dengan cermat. Saya dan keluarga sudah lama langganan bus Kramat Djati (KD). Sejak tahun 2001, rasanya sudah memakai jasa bus ini untuk tujuan Surabaya. Biasanya sih ibu saya yang getol. Saya juga kadang memakai jasa KD. Sebelumnya saya tidak ada keluhan yang berarti. Kami sekeluarga (minus bapak yang alergi dengan bus) menyukai bus KD karena supirnya tidak ugal-ugalan dan . Namun, semua itu berubah pada saat saya menaiki bus KD dengan trayek Jakarta-Semarang-Jogja.
Saya naik bus KD tanggal 28 Oktober 2007 di terminal Pinang Ranti. Harga tiketnya Rp 90.000. Di dalam bus ada fasilitas kamar mandi dan AC. Ada sih TV dan VCD tapi tidak dinyalakan.
Bus berangkat jam 17 lewat sedikit. Bus tidak penuh, tidak sampai setengahnya yang terisi. Tidak lama kemudian saya merasa ada yang tidak beres. Selama perjalanan, saya lihat ada banyak sampah makanan di lantai bus. Alhasil, banyak bayi-bayi kecoak bermunculan dan keluar berpesta. Aduh, jorok banget.
Kecoak-kecoak kecil itu berjalan dengan santainya ke jok, ke sandal, ke dalam tas. Ampuuuun deh! Saya berhasil membunuh beberapa anak kecoak tapi nggak ngaruh. Kemudian, beberapa kali supir menerima telepon dari HP dan ngobrol. Nggak terjamin dong keamanan berkendara. Udah gitu setelah saya dengar, obrolan itu seputar tugas dari orang admin KD-nya yang minta mereka mengisi tempat duduk yang kosong. Alhasil, bus KD menaikkan penumpang di jalan, bahkan yang tidak melalui agen. Wah, bahaya dong barang bawaan. Riskan.
Makin bahaya karena supirnya ngebut banget. Saya sulit tidur. Pertama, karena banyak kecoak. Saya nggak suka baunya dan nggak bisa nyaman tidur bareng kecoak. Kedua, supir suka nge-rem dan menyalip kendaraan lain. Toloooong!!
Udah deh, nggak mau lagi. Saya nggak bisa dipaksa naik kendaraan apapun yang ada kecoaknya. Saya memang cari transport murah tapi juga nyaman. Impian yang musti terwujud.
Lempuyangan, 31 Oktober 207
Sangat disayangkan PO sekelas KD busnya tdk terawat,tolong d perhatikan utk pengurus Kramat Djati.tq
memang tuh bis,
dri dulu gak pernah
brubah.. Saya prnah
menggunakan jasa
bis kramat djati/KD,
pas thun 2007..
Sangking ngebutnya,
sang driver tdk bisa
mngendalikan bis nya..
Alhasil,bus smpat
menyenggol bumper
blakang si raja pantura,
LORENA..